REGISTRASI PESERTA RAKOR ADMINISTRATOR APLIKASI KEPEGAWAIAN http://kepegawaian.dephub.go.id/registrasi    PERHATIAN !!! untuk mendaftar CPNS 2014 melalui link https://panselnas.menpan.go.id/ atau http://sscn.bkn.go.id Calon peserta hanya dapat mendaftar 1 (satu) kali melalui (hanya mempunyai 1 kali kesempatan mengikuti test di salah satu instansi). Calon peserta dapat memilih 3 (tiga) formasi jabatan, yang kualifikasi pendidikannya sama pada instansi yang telah diputuskan/dipilih oleh calon peserta.    " INGAT-INGAT JANGAN TELAT!!!!!! " WAKTU KERJA PNS KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SENIN S.D KAMIS PUKUL 07.30 S.D 16.00 JUMAT PUKUL 07.30 S.D 16.30    Susah Update Aplikasi kepegawaian (SIK atau SIJ) silakan hubungi kontak admintrator kementerian yang terdapat pada menu informasi    Silakan akses pada menu informasi Terkait Informasi Bidang kepegawaian yang terbaru.    KORUPSI "NO" PRESTASI KINERJA "YES"    Silahkan cek dan download informasi terbaru terkait Kartu PNS Elektronik (KPE) pada Menu Informasi    Diinformasikan kepada seluruh Administrator Aplikasi Kepegawaian, agar senantiasa melakukan pemutakhiran data pegawai di lingkungan unit kerjanya khususnya data Riwayat Pangkat/Golongan, Jabatan, Pendidikan, Diklat Teknis, Diklat Fungsional dan Diklat Manajerial serta Seminar dan Kursus guna lebih meningkatkan kehandalan Aplikasi Kepegawaian Kementerian Perhubungan    
Home

Biro Kepegawaian dan Organisasi

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia




Informasi

 
 

PERPANJANGAN MASA INPASSING JABATAN FUNGSIONAL PENERJEMAH

Rabu, 24-APR-2013 | 23:08:38

 

Setelah Jabatan Fungsional Perekayasa, Jabatan Fungsional Penerjemah merupakan jabatan fungsional terbaru yang ada di lingkungan Kementerian Perhubungan. Setelah pembukaan Inpassing Penerjemah di Kementerian Perhubungan Tahun 2010, Sekretariat Negara RI selaku pembina pusat jabatan fungsional Penerjemah kembali memberikan kesempatan bagi calon pejabat fungsional penerjemah yang ingin memanfaatkan pengangkatan melalui mekanisme penyesuaian / inpassing mulai tanggal 1 Oktober 2012 s.d 30 September 2013.

Keuntungan mengenai perpindahan dari jabatan fungsional umum atau jabatan struktural ke dalam jabatan fungsional penerjemah melalui inpassing adalah proses perpindahannya lebih mudah dibanding melalui proses pengangkatan pertama atau alih jabatan. Apabila persyaratan administrasinya sudah lengkap, dapat langsung menerima angka kredit tertentu sesuai dengan ijazah maupun golongan yang bersangkutan (disesuaikan) dari Kemensetneg dan mendapatkan SK Menhub jabatan fungsionalnya.

Jika ada PNS di lingkungan Kementerian Perhubungan yang akan memanfaatkan pengangkatan Pejabat Fungsional Penerjemah dan memenuhi syarat, dapat diusulkan sebagai calon pejabat fungsional Penerjemah melalui proses tersebut dengan mengisi formulir biodata calon pejabat fungsional Penerjemah serta melampirkan kelengkapan lainnya yang dapat di unduh di website :

http://penerjemah.setneg.go.id , telp dan fax: 021-3848447

Syarat-syarat kelengkapan administrasi pengajuan pengangkatan inpassing penerjemah:

1.        Berijazah paling rendah S1/DIV atau yang setingkat;

2.        Pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;

3.     Setiap unsur penilaian prestasi kerja atau pelaksanaan pekerjaan dalam DP3 rata-rata bernilai baik dalam 1  (satu) tahun terakhir;

4.     Contoh hasil Penerjemahan yang telah dilaksanakan dan dilegalisir oleh pimpinan, serendah-rendahnya        pejabat Eselon III;

5.        Salinan TOEFL / IELTS atau hasil tes pengukuran bahasa asing lainnya (bila ada);

6.        Sertifikat keikutsertaan dalam kursus / diklat dalam bidang penerjemahan (bila ada);

7.        Sehat jasmani dan dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.

 

Sampai saat ini Kementerian Perhubungan sudah mengangkat 3 (tiga) orang penerjemah aktif yang mempunyai Tupoksi menerjemahkan bahasa di Instansinya baik dari proses inpassing maupun pengangkatan pertama. Diharapkan banyak yang memanfaatkan proses inpassing ini dan kedepannya akan selalu bermunculan penerjemah di lingkungan Kementerian Perhubungan karena dalam era globalisasi ini sangat pasti diperlukan banyak Penerjemah, apalagi Kementerian Perhubungan merupakan Kementerian Teknis yang melakukan banyak kerjasama dengan luar negeri. (lia)